Besi beton ulir 13 mm

Besi beton ulir 13 mm atau D13 memiliki panjang standar 12 meter dan berat teoritis sekitar 12,59 kg per batang. Simak spesifikasi, mutu baja, kegunaan, dan tips memilih besi beton ulir sesuai SNI.

Gambar Besi beton ulir 10 mm
IDR 15.602
per kg

Bagikan

Spesifikasi

Kategori
Besi Beton
Satuan
kg

Deskripsi

Besi beton ulir 13 mm, yang sering ditulis D13 atau Ø13 ulir, merupakan baja tulangan beton dengan diameter nominal 13 milimeter dan permukaan bersirip. Sirip tersebut dirancang untuk meningkatkan lekatan mekanis antara baja tulangan dan beton sehingga membantu mencegah tulangan bergeser ketika struktur menerima beban. Besi beton ulir ukuran ini digunakan dalam berbagai pekerjaan konstruksi, terutama pada elemen beton bertulang yang membutuhkan tulangan dengan luas penampang lebih besar dibandingkan ukuran 10 mm.

Spesifikasi Teknis dan Berat Standar SNI

Besi beton ulir 13 mm umumnya tersedia dalam panjang standar 12 meter per batang. Berdasarkan perhitungan teoritis menggunakan rumus berat baja tulangan, yaitu diameter kuadrat dibagi 162, berat besi D13 adalah sekitar 1,043 kg per meter atau 12,52 kg per batang sepanjang 12 meter. Angka ini merupakan hasil pendekatan matematis; berat aktual dapat berbeda sesuai dimensi produk dan toleransi yang diizinkan oleh standar berlaku. Untuk kebutuhan pengadaan, gunakan berat yang tercantum pada dokumen produk dan spesifikasi proyek.

Dari segi mutu, besi beton ulir memiliki beberapa klasifikasi baja tulangan sesuai standar dan spesifikasi produk, termasuk kelas BjTS dengan persyaratan kuat leleh tertentu. Mutu yang tersedia harus diperiksa melalui penandaan batang, identitas produsen, dokumen mutu, dan dokumen kesesuaian terhadap SNI 2052:2024. Jangan hanya mengandalkan keterangan Full SNI dari penjual tanpa bukti pendukung.

Kegunaan Utama Besi Beton Ulir 13 mm

1. Tulangan balok beton: Besi beton ulir D13 dapat digunakan sebagai tulangan balok apabila diameter, jumlah batang, dan susunannya sesuai dengan perhitungan struktur. Sirip pada permukaan membantu meningkatkan lekatan dengan beton, sedangkan penempatan tulangan harus memenuhi kebutuhan gaya tarik dan lentur serta persyaratan panjang penyaluran.

2. Tulangan kolom beton: Besi ulir 13 mm dapat digunakan sebagai tulangan longitudinal pada kolom apabila memenuhi persyaratan desain dan ketentuan teknis yang berlaku. Pemilihan diameter harus mempertimbangkan beban struktur, dimensi kolom, mutu beton, mutu baja, serta detail penulangan yang ditentukan oleh perencana.

3. Tulangan pelat lantai dan dak beton: Besi beton ulir D13 dapat digunakan sebagai tulangan pelat lantai atau dak apabila dibutuhkan berdasarkan hasil perhitungan. Diameter, jarak antarbatang, jumlah lapisan, dan posisi tulangan ditentukan berdasarkan bentang, beban rencana, tebal pelat, serta kondisi tumpuan.

4. Tulangan fondasi: Besi ulir 13 mm dapat digunakan pada elemen fondasi beton bertulang, seperti fondasi telapak atau pile cap, jika sesuai dengan gambar kerja. Tulangan membantu menahan gaya tarik dan lentur akibat beban yang diteruskan dari struktur bangunan. Jumlah batang, jarak pemasangan, panjang penyaluran, dan detail sambungan harus mengikuti perencanaan teknis.

5. Tulangan dinding beton: Besi beton ulir D13 dapat digunakan sebagai tulangan pada dinding beton bertulang atau dinding penahan tanah apabila ditentukan dalam desain. Penerapannya harus mempertimbangkan tekanan tanah atau beban lainnya, kondisi lingkungan, kebutuhan penulangan, serta ketentuan selimut beton.

Tips Sebelum Membeli Besi Beton Ulir 13 mm

Sebelum membeli, periksa diameter nominal, panjang batang, bentuk dan kondisi sirip, penandaan produsen dan mutu, serta dokumen kesesuaian produk. Berat teoritis sekitar 12,52 kg per batang dapat digunakan sebagai acuan awal untuk menghitung kebutuhan material dan memeriksa kuantitas pembelian. Namun, berat saja tidak cukup untuk membuktikan mutu baja atau kesesuaian produk terhadap SNI.

Perlu diperhatikan bahwa besi beton ulir memiliki karakteristik lekatan mekanis yang berbeda dari besi beton polos. Pemilihan diameter 13 mm juga tidak boleh hanya didasarkan pada anggapan bahwa ukuran yang lebih besar selalu lebih baik. Untuk pekerjaan struktural, diameter, mutu, jumlah, dan jarak tulangan harus mengikuti gambar kerja, spesifikasi proyek, serta perhitungan tenaga ahli struktur.

Pengaturan Cookie

Kami menggunakan cookie yang diperlukan agar website berjalan. Cookie analitik/opsional hanya dijalankan setelah Anda memilih Terima. Baca Kebijakan Cookie .