Besi beton ulir
Besi beton ulir adalah baja tulangan beton dengan permukaan bersirip untuk meningkatkan lekatan dengan beton. Simak ukuran S6 hingga S57, berat per meter, berat batang 12 meter, dan spesifikasi berdasarkan SNI 2052:2024.
Spesifikasi
- Kategori
- Besi Beton
- Satuan
- kg
Deskripsi
Besi beton ulir adalah baja tulangan beton berbentuk batang dengan penampang bulat dan permukaan yang memiliki sirip atau ulir melintang secara teratur. Sirip tersebut dirancang untuk meningkatkan lekatan mekanis antara baja tulangan dan beton sehingga keduanya dapat bekerja bersama dalam menahan beban struktur. Dalam SNI 2052:2024, jenis ini disebut baja tulangan beton sirip/ulir dan memiliki kode penamaan yang diawali huruf S.
Ukuran Besi Beton Ulir yang Umum Dijumpai
Ukuran besi beton ulir yang banyak dijumpai dalam perdagangan konstruksi antara lain diameter 10 mm (D10), 13 mm (D13), 16 mm (D16), 19 mm (D19), 22 mm (D22), dan 25 mm (D25). Ukuran lain, termasuk diameter 6 mm, 8 mm, 29 mm, 32 mm, 36 mm, 40 mm, 43 mm, 50 mm, 54 mm, dan 57 mm, juga tercantum dalam SNI 2052:2024. Ketersediaan setiap ukuran bergantung pada produsen dan distributor.
Tabel Berat Besi Beton Ulir Berdasarkan SNI 2052:2024
Tabel berikut memuat seluruh ukuran baja tulangan beton sirip/ulir pada Tabel 3 SNI 2052:2024. Berat nominal per meter mengikuti angka yang tercantum dalam standar, sedangkan berat batang 12 meter dihitung dengan mengalikan berat nominal per meter dengan 12.
| No. | Penamaan SNI | Diameter nominal (mm) | Luas penampang nominal (mm²) | Berat nominal (kg/m) | Berat batang 12 m (kg) |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | S6 | 6 | 28 | 0,222 | 2,664 |
| 2 | S8 | 8 | 50 | 0,395 | 4,740 |
| 3 | S10 | 10 | 79 | 0,617 | 7,404 |
| 4 | S13 | 13 | 133 | 1,042 | 12,504 |
| 5 | S16 | 16 | 201 | 1,578 | 18,936 |
| 6 | S19 | 19 | 284 | 2,226 | 26,712 |
| 7 | S22 | 22 | 380 | 2,984 | 35,808 |
| 8 | S25 | 25 | 491 | 3,853 | 46,236 |
| 9 | S29 | 29 | 661 | 5,185 | 62,220 |
| 10 | S32 | 32 | 804 | 6,313 | 75,756 |
| 11 | S36 | 36 | 1.018 | 7,990 | 95,880 |
| 12 | S40 | 40 | 1.257 | 9,865 | 118,380 |
| 13 | S43 | 43 | 1.452 | 11,400 | 136,800 |
| 14 | S50 | 50 | 1.964 | 15,413 | 184,956 |
| 15 | S54 | 54 | 2.290 | 17,978 | 215,736 |
| 16 | S57 | 57 | 2.552 | 20,031 | 240,372 |
Sumber acuan: SNI 2052:2024, Tabel 3 – Ukuran baja tulangan beton sirip/ulir. Berat batang 12 meter merupakan hasil perkalian berat nominal per meter dengan 12.
Catatan tentang berat: Berat pada tabel merupakan berat nominal, bukan jaminan berat aktual setiap batang. Untuk menghitung kebutuhan pengadaan, gunakan panjang aktual dan berat nominal sesuai ukuran. Pemeriksaan kesesuaian produk harus mempertimbangkan toleransi berat per satuan panjang serta persyaratan dimensi dan mutu yang ditetapkan standar.
Spesifikasi Sirip dan Mutu Besi Beton Ulir
SNI 2052:2024 menetapkan persyaratan bentuk dan dimensi sirip, termasuk tinggi sirip, jarak sirip melintang, serta lebar sirip membujur. Ukuran tersebut bergantung pada diameter nominal. Permukaan besi ulir harus memiliki sirip yang teratur, dengan bentuk dan ukuran yang sesuai ketentuan standar. Diameter nominal digunakan sebagai dasar perhitungan parameter standar dan tidak selalu harus sama dengan hasil pengukuran pada bagian luar sirip.
Dari segi mutu, baja tulangan ulir memiliki klasifikasi BjTS dengan persyaratan sifat mekanis yang ditentukan dalam standar. Kode ukuran seperti S10 atau S16 menunjukkan ukuran nominal, bukan kelas mutu baja. Karena itu, jangan menyimpulkan mutu atau kuat leleh hanya dari diameter. Periksa penandaan produk, identitas produsen, dokumen mutu, dan dokumen kesesuaian terhadap SNI 2052:2024 sebelum membeli.
Kegunaan Besi Beton Ulir dalam Konstruksi
Besi beton ulir digunakan sebagai tulangan pada berbagai elemen beton bertulang, termasuk balok, kolom, pelat lantai, fondasi, dinding beton, dan pile cap. Sirip pada permukaan membantu meningkatkan lekatan mekanis dengan beton. Diameter dan jumlah tulangan yang digunakan harus disesuaikan dengan beban, dimensi elemen, mutu beton, mutu baja, serta hasil perhitungan struktur.
Ukuran yang lebih besar tidak otomatis lebih tepat untuk semua pekerjaan. Jarak bersih antartulangan, selimut beton, panjang penyaluran, detail sambungan, dan kemudahan pengecoran juga harus diperhatikan. Untuk elemen struktural, pemilihan ukuran dan mutu besi ulir harus mengikuti gambar kerja, spesifikasi proyek, serta perhitungan tenaga ahli struktur.
Tips Memilih Besi Beton Ulir
Sebelum membeli, pastikan penamaan dan diameter nominal sesuai dengan spesifikasi proyek. Periksa kondisi sirip, panjang batang, penandaan produsen dan mutu, serta dokumen kesesuaian produk. Gunakan tabel berat nominal sebagai acuan perhitungan kebutuhan dan pemeriksaan kuantitas, tetapi jangan menjadikan berat saja sebagai bukti bahwa produk telah memenuhi seluruh persyaratan SNI.
Analisa terkait
- Pemasangan 1 Buah Bak Beton volume 1 m³
- 1 kg Penulangan slab untuk BjTP diameter ≥ 12 mm, cara Semi mekanis (untuk bangunan gedung)
- Pemasangan 1 m² Dinding Batako dengan Mortar Tipe N,fc 5,2 Mpa (Setara Campuran 1SP : 4PP)
- Pemasangan 1 m² Dinding Conblock HB15 dengan Mortar Tipe S, fc 12,5 MPa (Setara Campuran 1SP : 3PP)
- 1 kg Penulangan kolom, balok, ring balk, sloof, dan shearwall untuk BjTP diameter ≥ 12 mm, cara Semi mekanis (untuk bangunan gedung)
- Pemasangan 1 m² Dinding Conblock HB15 dengan Mortar Tipe N, fc 5,2 MPa (Setara Campuran 1SP : 4PP)
Produk serupa