Baja Tulangan Polos (BjTP) diameter < 12mm
Baja tulangan polos (BjTP) diameter di bawah 12 mm mencakup ukuran P6, P8, dan P10 berdasarkan SNI 2052:2024. Simak spesifikasi, berat per meter, berat batang 12 meter, dan kegunaannya dalam konstruksi.
Spesifikasi
- Kategori
- Besi Beton
- Satuan
- kg
Deskripsi
Baja tulangan polos (BjTP) diameter < 12 mm adalah baja tulangan beton berpenampang bulat dengan permukaan licin tanpa sirip atau ulir dan memiliki diameter nominal kurang dari 12 mm. Berdasarkan ukuran yang tercantum dalam Tabel 2 SNI 2052:2024, kelompok ini mencakup P6, P8, dan P10, masing-masing dengan diameter nominal 6 mm, 8 mm, dan 10 mm. Material ini digunakan dalam berbagai pekerjaan beton dan konstruksi sesuai persyaratan teknis serta kebutuhan perencanaan.
Ukuran Baja Tulangan Polos di Bawah 12 mm
Ukuran BjTP yang termasuk kelompok diameter kurang dari 12 mm adalah P6, P8, dan P10. Huruf P merupakan kode untuk baja tulangan polos, sedangkan angka di belakangnya menunjukkan diameter nominal dalam milimeter. Ukuran tersebut umum dijumpai dalam pekerjaan konstruksi, tetapi ketersediaan produk dan panjang batang harus dikonfirmasi kepada produsen atau distributor.
Tabel Berat Baja Tulangan Polos BjTP Diameter < 12 mm
Tabel berikut menggunakan nilai berat nominal per meter yang tercantum dalam Tabel 2 SNI 2052:2024. Berat per batang dihitung berdasarkan panjang 12 meter dengan mengalikan berat nominal per meter dengan 12.
| No. | Penamaan | Diameter nominal (mm) | Luas penampang nominal (mm²) | Berat nominal (kg/m) | Berat per batang 12 m (kg) |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | P6 | 6 | 28 | 0,222 | 2,664 |
| 2 | P8 | 8 | 50 | 0,395 | 4,740 |
| 3 | P10 | 10 | 79 | 0,617 | 7,404 |
Sumber acuan: SNI 2052:2024, Tabel 2 – Ukuran baja tulangan beton polos. Berat per batang merupakan hasil perhitungan dari berat nominal per meter dikalikan 12 meter.
Spesifikasi dan Mutu Baja Tulangan Polos
Baja tulangan polos memiliki permukaan rata tanpa sirip atau ulir. Salah satu kelas mutu baja tulangan polos yang tercantum dalam SNI 2052:2024 adalah BjTP 280, dengan kuat leleh minimum 280 MPa. Penentuan mutu produk tidak cukup hanya berdasarkan diameter atau berat. Periksa penandaan batang, identitas produsen, dokumen mutu, dan dokumen kesesuaian produk untuk memastikan bahwa material memenuhi persyaratan standar yang berlaku.
Kegunaan Baja Tulangan Polos Diameter di Bawah 12 mm
1. Begel atau sengkang: BjTP berdiameter 6 mm, 8 mm, atau 10 mm dapat digunakan untuk membentuk begel atau sengkang pada elemen beton bertulang jika sesuai dengan gambar kerja dan perhitungan struktur. Begel membantu mengikat tulangan utama, menjaga posisinya, dan memenuhi kebutuhan penulangan geser sesuai desain.
2. Tulangan pendukung: Baja tulangan polos berdiameter kecil dapat digunakan sebagai tulangan pendukung atau pengikat pada susunan tulangan tertentu. Fungsi dan penempatannya harus sesuai dengan spesifikasi teknis agar tidak menggantikan tulangan utama yang diperlukan oleh perhitungan struktur.
3. Pekerjaan beton nonstruktural: Ukuran P6, P8, dan P10 dapat digunakan pada elemen beton nonstruktural atau pekerjaan pendukung tertentu sesuai kebutuhan desain. Pemilihannya harus mempertimbangkan fungsi elemen, kondisi pembebanan, dan ketentuan pelaksanaan.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli
Sebelum membeli, periksa diameter nominal, panjang batang, kondisi permukaan, penandaan mutu, identitas produsen, dan dokumen kesesuaian produk. Gunakan berat nominal dalam tabel sebagai acuan untuk menghitung kebutuhan material dan memeriksa kuantitas pembelian. Berat aktual dapat berbeda sesuai toleransi yang diizinkan oleh standar, sehingga berat saja tidak cukup untuk membuktikan kesesuaian produk terhadap SNI.
Untuk pekerjaan struktural, pemilihan diameter dan fungsi baja tulangan harus mengikuti gambar kerja, spesifikasi proyek, serta perhitungan tenaga ahli struktur. Jangan menentukan ukuran tulangan hanya berdasarkan kebiasaan di lapangan, karena kebutuhan tulangan bergantung pada beban, dimensi elemen, mutu beton, dan rancangan struktur.
Analisa terkait
- 1 kg Penulangan slab untuk BjTP diameter < 12 mm, cara Manual (untuk bangunan gedung)
- 1 kg Penulangan kolom, balok, ring balk, dan sloof untuk BjTP diameter < 12 mm, cara Manual (untuk bangunan gedung)
- Pemasangan 1 Buah Bak Beton volume 1 m³
- 1 kg Penulangan slab untuk BjTP diameter ≥ 12 mm, cara Semi mekanis (untuk bangunan gedung)
- Pemasangan 1 m² Dinding Batako dengan Mortar Tipe N,fc 5,2 Mpa (Setara Campuran 1SP : 4PP)
- Pemasangan 1 m² Dinding Conblock HB15 dengan Mortar Tipe S, fc 12,5 MPa (Setara Campuran 1SP : 3PP)