Batu Belah
Batu belah memiliki permukaan tajam dan bidang pecah. Sangat ideal untuk pondasi bangunan, struktur dinding penahan tanah, dan pasangan batu kali.
Spesifikasi
- Kategori
- Batu
- Satuan
- m³
Deskripsi
Batu belah merupakan material batu alam yang diperoleh melalui proses pemecahan batu sehingga memiliki permukaan kasar, bidang pecah, dan bentuk yang tidak beraturan. Permukaan tersebut membantu batu saling mengunci ketika disusun menggunakan mortar. Kualitas batu belah ditentukan oleh kekerasan, kepadatan, ketahanan terhadap pelapukan, serta kesesuaian ukuran dengan kebutuhan pekerjaan.
Dalam pekerjaan bangunan, batu belah banyak digunakan untuk fondasi bangunan, pasangan batu kali, dan dinding penahan tanah. Material ini juga dapat digunakan pada saluran drainase serta struktur pelindung tebing sesuai perencanaan. Pemasangannya perlu memperhatikan susunan batu, pengisian rongga dengan mortar, kondisi tanah dasar, dan sistem drainase agar struktur memiliki kestabilan yang memadai.
Analisa terkait
- Pemasangan 1 m³ Fondasi Batu Belah Mortar Tipe M (17,5 MPa) Setara 1 SP : 2 PP, Cara Semi Mekanis
- 1 m³ Fondasi Beton Siklop, 60% Beton fc' 15 MPa : 40% Batu Belah untuk Volume > 200 m³ secara semi-mekanis
- Pemasangan 1 m³ Fondasi Batu Belah Mortar Tipe O (2,4 MPa) Setara 1 SP : 5 PP, Cara Semi Mekanis
- Pemasangan 1 m³ Fondasi Batu Belah Mortar Tipe S (12,5 MPa) Setara 1 SP : 3 PP, Cara Manual
- 1 m³ Fondasi Beton Siklop, 70% Beton fc' 15 MPa : 30% Batu Belah untuk Volume > 200 m³ secara manual
- Pemasangan 1 m³ Fondasi Batu Belah Campuran 1 SP : 6 PP, Cara Manual