Pekerjaan Struktur Beton Struktur Atas

Pekerjaan struktur beton bagian atas mencakup penulangan, pemasangan waterstop, bekisting, pencampuran dan pengecoran beton, pemadatan, curing, pembuatan kolom serta balok praktis, dan grouting sesuai kebutuhan struktur bangunan.

Versi: ANALISIS HARGA SATUAN PEKERJAAN BIDANG CIPTA KARYA (AHSP CK) Bidang: Pekerjaan Bangunan Gedung Divisi: Pekerjaan Struktur

Pekerjaan struktur beton bagian atas merupakan rangkaian kegiatan untuk membentuk elemen struktural yang berada di atas fondasi, seperti kolom, balok, pelat lantai, tangga, dan bagian bangunan lainnya yang menggunakan beton. Elemen-elemen tersebut berfungsi menerima dan menyalurkan beban menuju struktur bawah. Pelaksanaannya memerlukan ketelitian dalam pengukuran, pemasangan tulangan, penempatan bekisting, serta pengendalian mutu material agar bentuk dan kekuatan struktur sesuai dengan perencanaan.

Pekerjaan penulangan dilakukan dengan memasang baja tulangan polos, baja tulangan sirip, atau wiremesh sesuai kebutuhan elemen dan gambar kerja. Setelah itu, bekisting dipasang untuk membentuk beton sesuai dimensi yang direncanakan. PVC waterstop dipasang pada sambungan beton tertentu yang memerlukan pengendalian rembesan air, sedangkan campuran beton dapat dibuat secara manual, menggunakan beton mixer secara semi mekanis, atau menggunakan beton ready mix yang dikirim dari fasilitas pencampuran.

Tahapan berikutnya meliputi pengangkatan dan pengangkutan campuran beton ke lokasi pengecoran, pemadatan beton untuk mengurangi rongga udara, serta curing untuk menjaga kelembapan dan mendukung perkembangan kekuatan beton. Pekerjaan tambahan dapat berupa pembuatan kolom dan balok praktis serta grouting untuk mengisi celah atau rongga pada bagian tertentu sesuai spesifikasi. Seluruh pekerjaan harus dilaksanakan dengan memperhatikan urutan kerja, keselamatan, mutu material, dan waktu pembongkaran bekisting yang ditentukan berdasarkan kondisi serta persyaratan teknis beton.

Daftar Subkelompok

Pekerjaan Angkat dan Angkut Campuran Beton Pekerjaan angkat dan angkut campuran beton meliputi pemindahan beton segar menuju lokasi pengecoran pada bangunan gedung, baik secara manual maupun menggunakan pompa beton untuk mencapai ketinggian dan jarak tertentu. Pekerjaan Grouting Pekerjaan grouting merupakan proses memasukkan bahan grout ke dalam celah, rongga, atau retakan tertentu pada struktur untuk mengisi ruang kosong, memperbaiki bagian yang rusak, dan mendukung kinerja sambungan sesuai keb Pekerjaan Pelaksanaan Curing atau Pemeliharaan Beton Pekerjaan curing beton merupakan proses pemeliharaan kelembapan dan kondisi suhu beton setelah pengecoran untuk mendukung hidrasi semen, perkembangan kekuatan, serta pengurangan risiko retak dini. Pekerjaan Pemadatan Beton pada Saat Pengecoran Pekerjaan pemadatan beton saat pengecoran dilakukan untuk mengeluarkan udara yang terperangkap dan membantu beton mengisi ruang di antara tulangan serta bekisting sehingga menghasilkan struktur yang padat dan sesuai bent Pekerjaan Pemasangan PVC Waterstop Pemasangan PVC waterstop merupakan pekerjaan memasang bahan kedap air pada sambungan beton untuk mengurangi risiko rembesan, dengan pilihan lebar material 150 mm, 200 mm, serta 230 mm hingga 320 mm sesuai kebutuhan struk Pekerjaan Pembuatan Kolom dan Balok Praktis Pekerjaan pembuatan kolom dan balok praktis mencakup pemasangan tulangan, bekisting, pengecoran, dan perawatan beton untuk membantu mengikat pasangan dinding serta meningkatkan kestabilan dinding sesuai detail bangunan. Pekerjaan Penulangan beton Pekerjaan penulangan beton meliputi pemasangan baja tulangan polos, baja tulangan sirip, dan wiremesh pada pelat, kolom, balok, ring balk, serta sloof, termasuk pengangkutan tulangan ke lokasi pemasangan secara manual at Pemasangan dan Pembongkaran Bekisting Pekerjaan pemasangan dan pembongkaran bekisting mencakup pembuatan cetakan beton untuk fondasi, sloof, kolom, balok, pelat lantai, dinding geser, tangga, dan jembatan, termasuk penggunaan ulang bekisting sesuai kondisi d Pembuatan sampai Pengecoran Campuran Beton Secara Manual Pembuatan dan pengecoran campuran beton secara manual dilakukan dengan mencampur semen Portland, pasir beton, agregat kasar, dan air berdasarkan komposisi yang direncanakan, kemudian menuangkannya ke dalam bekisting sesu Pembuatan sampai Pengecoran Campuran Beton Secara Semi Mekanis Pembuatan dan pengecoran beton secara semi mekanis menggabungkan pekerjaan manual dengan penggunaan beton mixer berkapasitas 0,35 m³ untuk menghasilkan campuran beton dengan mutu rencana mulai dari f’c 10 MPa hingga f’c Pengecoran Campuran Beton Ready Mix Pengecoran beton ready mix menggunakan campuran beton siap pakai yang diproduksi sesuai mutu rencana, mulai dari f’c 10 MPa hingga f’c 35 MPa, kemudian dikirim ke lokasi proyek untuk dituangkan dan dipadatkan.
Pengaturan Cookie

Kami menggunakan cookie yang diperlukan agar website berjalan. Cookie analitik/opsional hanya dijalankan setelah Anda memilih Terima. Baca Kebijakan Cookie .