Pemasangan dan Pembongkaran Bekisting
Pekerjaan pemasangan dan pembongkaran bekisting mencakup pembuatan cetakan beton untuk fondasi, sloof, kolom, balok, pelat lantai, dinding geser, tangga, dan jembatan, termasuk penggunaan ulang bekisting sesuai kondisi dan spesifikasi pekerjaan.
Bekisting merupakan cetakan sementara yang digunakan untuk menahan campuran beton segar hingga beton memiliki kekuatan yang cukup untuk mempertahankan bentuknya. Bekisting dapat dibuat dari kayu, multipleks, baja, aluminium, atau sistem cetakan lainnya sesuai kebutuhan pekerjaan. Selain membentuk permukaan dan dimensi elemen beton, bekisting harus mampu menahan tekanan beton segar serta beban selama proses pengecoran tanpa mengalami pergeseran atau perubahan bentuk yang berlebihan.
Pekerjaan pemasangan bekisting meliputi pembuatan dan pemasangan cetakan untuk fondasi telapak, sloof, kolom, balok, pelat lantai, dinding geser atau shear wall, tangga, serta elemen jembatan yang menggunakan beton. Bekisting yang direncanakan untuk tiga kali pemakaian harus diperiksa setiap kali digunakan kembali untuk memastikan panel, sambungan, penyangga, dan permukaannya masih layak. Sebelum pengecoran, dimensi, elevasi, kelurusan, kekedapan sambungan, dan kekuatan penyangga perlu diperiksa agar beton terbentuk sesuai gambar kerja.
Pembongkaran bekisting dilakukan setelah beton mencapai kekuatan yang memadai untuk menahan berat sendiri dan beban yang bekerja tanpa bantuan cetakan atau penyangga yang dilepas. Waktu pembongkaran tidak boleh ditentukan hanya berdasarkan umur beton 14 sampai 28 hari karena bergantung pada jenis elemen, mutu beton, kondisi pengerasan, bentang, beban, dan persyaratan teknis. Pembongkaran harus dilakukan secara terkendali, baik dengan cara biasa maupun secara hati-hati untuk menjaga elemen beton dan komponen yang masih akan digunakan. Sisa material dan puing-puing kemudian dibersihkan serta dibereskan sesuai prosedur keselamatan kerja.