Pekerjaan Penulangan beton
Pekerjaan penulangan beton meliputi pemasangan baja tulangan polos, baja tulangan sirip, dan wiremesh pada pelat, kolom, balok, ring balk, serta sloof, termasuk pengangkutan tulangan ke lokasi pemasangan secara manual atau semi mekanis.
Pekerjaan penulangan beton merupakan kegiatan memasang baja tulangan di dalam elemen beton sesuai bentuk, diameter, jumlah, jarak, dan posisi yang ditentukan dalam gambar struktur. Baja tulangan berfungsi membantu beton menahan gaya tarik dan lentur yang tidak dapat ditahan secara optimal oleh beton tanpa tulangan. Ketepatan pemasangan sangat penting karena posisi dan susunan tulangan berpengaruh terhadap kemampuan elemen struktur dalam menerima beban.
Jenis tulangan yang digunakan antara lain baja tulangan polos atau BjTP dan baja tulangan sirip atau BjTS. Pemasangannya dapat dilakukan pada pelat atau slab, kolom, balok, ring balk, dan sloof, baik secara manual maupun semi mekanis. Pekerjaan juga mencakup pemasangan wiremesh dengan ukuran M6 sampai M12 untuk pelat, dinding, atau pekerjaan ferrocement sesuai spesifikasi. Pemilihan jenis dan ukuran tulangan harus mengikuti perencanaan, bukan hanya berdasarkan kemudahan pemasangan.
Selain pemotongan, pembengkokan, perakitan, dan pengikatan tulangan, pekerjaan ini mencakup pengangkutan atau pengangkatan tulangan menuju lokasi pemasangan. Dalam perhitungan kebutuhan tenaga atau peralatan, pemindahan vertikal setiap kenaikan 4 meter atau pemindahan horizontal setiap tambahan jarak 25 meter dapat diperhitungkan sebagai bagian dari analisis pekerjaan apabila ketentuan tersebut tercantum dalam pedoman yang digunakan. Sebelum pengecoran, tulangan perlu diperiksa untuk memastikan diameter, jarak, sambungan, panjang penyaluran, selimut beton, dan posisi pemasangannya sesuai gambar kerja.