Baja H-Beam

Baja H-Beam (atau sering disebut besi H) adalah profil baja struktural canai panas (hot rolled) dengan penampang berbentuk huruf "H" sempurna

Gambar Baja Profil
IDR 15.602
per kg

Bagikan

Spesifikasi

Kategori
Profil Baja
Satuan
kg

Deskripsi

Baja H-Beam, sering disebut besi H, adalah profil baja struktural dengan penampang menyerupai huruf H. Material ini banyak digunakan dalam konstruksi gedung, bangunan industri, jembatan, serta pekerjaan fondasi dan penahan tanah. Profil H-Beam memiliki badan atau web yang menghubungkan dua sayap atau flange, sehingga dapat dirancang untuk menahan gaya tekan, tarik, dan lentur sesuai kondisi pembebanan.

H-Beam dengan ukuran tinggi dan lebar sayap yang sama, misalnya 200 × 200 mm, dikenal sebagai profil H dengan sayap relatif seimbang. Namun, tidak semua profil berbentuk H memiliki tinggi dan lebar sayap yang sama. Oleh karena itu, identifikasi produk harus mengacu pada dimensi aktual dan tabel profil dari produsen.

Spesifikasi dan Cara Membaca Ukuran H-Beam

Ukuran H-Beam umumnya ditulis dengan format tinggi × lebar sayap × tebal badan × tebal sayap, seluruhnya dalam milimeter. Sebagai contoh, H 200 × 200 × 8 × 12 mm memiliki tinggi nominal 200 mm, lebar sayap 200 mm, tebal badan 8 mm, dan tebal sayap 12 mm.

ParameterPenjelasan
Tinggi (H)Jarak keseluruhan dari ujung sayap atas hingga ujung sayap bawah
Lebar sayap (B)Lebar keseluruhan sayap profil
Tebal badan (t1)Ketebalan bagian vertikal yang menghubungkan kedua sayap
Tebal sayap (t2)Ketebalan bagian sayap atas dan bawah
Berat nominalMassa profil per meter berdasarkan seri dan spesifikasi produk
Panjang komersialUmumnya tersedia dalam panjang 12 meter; panjang lain dapat tersedia menurut pemasok

Tabel Ukuran dan Berat Baja H-Beam

Tabel berikut memuat seri H-Beam dengan tinggi dan lebar sayap nominal yang sama, dari 100 × 100 mm hingga 400 × 400 mm. Berat menggunakan nilai nominal dari tabel profil komersial yang umum dipublikasikan di Indonesia. Angka ini merupakan acuan seri produk tertentu, bukan jaminan bahwa semua produsen menggunakan berat yang identik.

Ukuran Nominal (mm)Tebal Badan (mm)Tebal Sayap (mm)Berat (kg/m)Berat per Batang 12 m (kg)
H 100 × 1006817,2206,4
H 125 × 1256,5923,8285,6
H 150 × 15071031,5378,0
H 175 × 1757,51140,2482,4
H 200 × 20081249,9598,8
H 250 × 25091472,4868,8
H 300 × 300101594,01.128,0
H 350 × 3501219137,01.644,0
H 400 × 4001321171,72.060,4

Rumus Menghitung Berat H-Beam per Batang

Berat batang dihitung dari berat nominal per meter dikalikan panjang batang. Rumusnya adalah berat batang (kg) = berat nominal (kg/m) × panjang (m). Sebagai contoh, H-Beam 200 × 200 dengan berat nominal 49,9 kg/m dan panjang 12 meter memiliki berat teoritis 49,9 × 12 = 598,8 kg per batang.

Hasil perkalian tersebut mengikuti berat nominal yang dipilih dari katalog. Untuk menentukan berat pengiriman atau transaksi aktual, gunakan spesifikasi pemasok dan hasil penimbangan jika diperlukan.

Karakteristik Baja H-Beam

  • Penampang struktural: Terdiri atas badan dan dua sayap yang dirancang untuk memberikan kapasitas terhadap gaya dalam pada struktur.
  • Kapasitas tekan dan lentur: Dapat digunakan sebagai kolom atau balok, bergantung pada dimensi, mutu baja, panjang elemen, kondisi tumpuan, dan desain sambungan.
  • Berat relatif besar: Profil berukuran besar memerlukan perencanaan transportasi, pengangkatan, dan pemasangan yang sesuai dengan berat serta kondisi lokasi.
  • Fabrikasi: Dapat dipotong, dibor, disambung dengan baut, atau disambung dengan cara dilas sesuai prosedur dan desain konstruksi.

Fungsi dan Penggunaan Baja H-Beam

  • Kolom gedung bertingkat: Digunakan sebagai elemen pemikul beban vertikal dan gaya lain yang bekerja pada struktur gedung.
  • Fondasi dan penahan tanah: Dapat digunakan sebagai elemen soldier pile atau sistem penahan tanah tertentu jika dirancang sesuai kondisi tanah dan tekanan lateral.
  • Jembatan: Digunakan sebagai bagian dari sistem struktur jembatan atau elemen pendukung sesuai desain.
  • Bangunan industri: Digunakan pada rangka bangunan, struktur penyangga, dan fasilitas industri yang membutuhkan elemen baja struktural.
  • Dudukan mesin: Dapat digunakan sebagai bagian rangka atau landasan mesin, dengan memperhitungkan berat mesin, getaran, fondasi, dan detail sambungan.

Perbedaan H-Beam dan WF

H-Beam dan WF sama-sama memiliki badan dan sayap, tetapi proporsi penampang dan seri produknya dapat berbeda. H-Beam dengan sayap relatif seimbang banyak digunakan pada kolom dan struktur penahan beban, sedangkan profil WF dengan tinggi lebih besar daripada lebar sayap sering digunakan sebagai balok. Meski demikian, keduanya dapat dipakai sebagai balok atau kolom apabila perhitungan struktur dan spesifikasi profil memenuhi kebutuhan desain.

Pengaturan Cookie

Kami menggunakan cookie yang diperlukan agar website berjalan. Cookie analitik/opsional hanya dijalankan setelah Anda memilih Terima. Baca Kebijakan Cookie .