Pekerjaan Bronjong
Pekerjaan bronjong meliputi pemasangan keranjang kawat berisi batu untuk menahan tanah, mengendalikan erosi, dan menjaga kestabilan lereng.
Pekerjaan bronjong merupakan pekerjaan pemasangan struktur berupa keranjang kawat yang diisi batu dan disusun pada lokasi yang membutuhkan perlindungan atau penahanan tanah. Bronjong sering digunakan pada tebing, lereng, tepi sungai, saluran air, dan area yang berisiko mengalami erosi. Susunan batu di dalam keranjang memberikan massa penahan, sedangkan celah di antara batu memungkinkan air mengalir melalui struktur.
Material bronjong umumnya terdiri dari kawat yang dianyam atau dibentuk menjadi keranjang dan batu pengisi dengan ukuran yang sesuai dengan bukaan kawat. Kawat harus memiliki ketahanan terhadap korosi sesuai kondisi lingkungan, sedangkan batu pengisi sebaiknya cukup keras dan tidak mudah hancur. Ukuran keranjang, jenis kawat, serta dimensi batu perlu disesuaikan dengan desain dan fungsi bronjong.
Pelaksanaan pekerjaan dimulai dengan menyiapkan dan meratakan dasar pemasangan, merakit keranjang kawat, mengisi batu secara teratur, kemudian menutup dan mengikat keranjang. Bronjong harus ditempatkan sesuai elevasi dan susunan yang direncanakan agar tidak mudah bergeser. Pada pekerjaan penahan tanah, sistem drainase dan kestabilan dasar juga perlu diperhatikan untuk mengurangi risiko kerusakan struktur.