Pemasangan Kabel Prategang
Pemasangan kabel prategang meliputi penempatan tendon, pengaturan posisi kabel, pemasangan angkur, dan persiapan penegangan untuk menghasilkan gaya sesuai desain.
Pekerjaan pemasangan kabel prategang merupakan kegiatan menempatkan baja prategang pada posisi yang telah ditentukan dalam perencanaan struktur. Kabel dapat berupa strand atau kumpulan kawat baja berkekuatan tinggi yang berfungsi menghasilkan gaya prategang. Posisi kabel harus mengikuti profil tendon yang direncanakan karena jalur kabel memengaruhi distribusi gaya pada elemen beton.
Pada sistem pascatarik, kabel dapat ditempatkan di dalam saluran atau selubung yang dipasang sebelum pengecoran beton. Pemasangan meliputi penentuan jalur tendon, pengaturan elevasi, pemasangan angkur, dan pemeriksaan agar kabel tidak bergeser selama pengecoran. Pada sistem tendon tanpa lekatan, kabel dilindungi oleh selubung khusus, sedangkan pada sistem berlekatan, saluran tendon nantinya dapat diisi dengan bahan grouting sesuai spesifikasi.
Setelah beton mencapai kekuatan yang dipersyaratkan, kabel ditegangkan menggunakan dongkrak hidraulis dan dikunci melalui sistem angkur sesuai prosedur. Besarnya gaya penegangan dan pemanjangan kabel harus diperiksa terhadap nilai yang ditetapkan dalam perencanaan. Pekerjaan ini harus dilakukan oleh tenaga yang kompeten karena penegangan melibatkan gaya besar dan memiliki risiko keselamatan apabila pemasangan atau prosedurnya tidak tepat.