Pekerjaan signage menggunakan pelat baja
Pekerjaan signage menggunakan pelat baja atau besi meliputi pemasangan logo PU dengan finishing cat menggunakan scaffolding atau gondola, serta pemasangan signage pelat baja menggunakan tiang dan pada dinding bangunan
Pekerjaan signage menggunakan pelat baja atau besi merupakan pekerjaan pembuatan dan pemasangan tanda visual yang berfungsi menampilkan identitas instansi, nama bangunan, simbol, atau informasi tertentu. Jenis pekerjaan ini mencakup pemasangan logo PU berbahan pelat baja dengan finishing cat menggunakan scaffolding, pemasangan logo dengan bantuan gondola, pemasangan signage pelat baja menggunakan tiang, serta pemasangan signage pelat baja pada dinding. Pemilihan metode pemasangan disesuaikan dengan posisi signage, ketinggian pekerjaan, kondisi bidang, ukuran komponen, dan sistem penyangga yang dibutuhkan.
Pemasangan logo PU dengan scaffolding dilakukan menggunakan perancah yang dirakit dan ditempatkan secara stabil untuk menyediakan akses kerja pada ketinggian. Sementara itu, penggunaan gondola memungkinkan tenaga kerja menjangkau bagian fasad tertentu dari platform kerja yang dapat dinaikkan atau diturunkan. Kedua metode tersebut memerlukan pemeriksaan kondisi peralatan, titik tumpu, sistem pengaman, dan akses kerja sebelum pemasangan dimulai. Untuk signage yang menggunakan tiang, pekerjaan meliputi penentuan posisi, pemasangan fondasi atau dudukan sesuai desain, pemasangan tiang, dan pengikatan pelat signage. Adapun signage yang dipasang pada dinding memerlukan pemeriksaan kondisi bidang serta pemilihan angkur atau pengikat yang sesuai dengan material dinding dan beban signage.
Setelah pemasangan selesai, dilakukan pemeriksaan terhadap kekuatan sambungan, kestabilan penyangga, posisi, kelurusan, dan kesesuaian bentuk logo atau tulisan dengan gambar kerja. Finishing cat harus merata, rapi, dan sesuai dengan warna yang ditentukan. Bagian pelat baja atau besi juga perlu mendapatkan perlindungan terhadap korosi sesuai spesifikasi material dan kondisi lingkungan. Untuk pekerjaan di ketinggian, penggunaan scaffolding atau gondola harus disertai prosedur keselamatan kerja yang sesuai, termasuk pemeriksaan peralatan dan penggunaan alat pelindung diri. Hasil akhir harus kokoh, mudah terlihat, serta tidak membahayakan pengguna bangunan.