Angkutan Tanah Lepas atau Hasil Galian untuk Jarak Horizontal (Datar s.d. Kemiringan 1v:30h) dan Medan Landai Naik serta Turun < 2°
Angkutan tanah lepas atau hasil galian adalah proses pemindahan material sisa galian secara manual menggunakan tenaga manusia pada jalur datar atau medan landai dengan kemiringan kurang dari 2 derajat.
Pekerjaan angkutan tanah lepas atau hasil galian merupakan tahapan pemindahan material tanah dari titik galian menuju area pembuangan sementara atau lokasi penempatan yang telah ditentukan. Lingkup pekerjaan ini difokuskan pada kondisi lintasan yang relatif datar—dengan batasan kemiringan hingga 1v:30h—serta kondisi medan landai naik atau turun yang kurang dari 2 derajat.
Pelaksanaan pekerjaan ini dilakukan secara manual mengandalkan tenaga manusia dengan bantuan alat angkut sederhana seperti gerobak dorong (angkong) atau wadah penampung beban. Pemilihan metode manual pada lintasan yang landai ini disesuaikan dengan jarak angkut yang relatif dekat serta kondisi area kerja yang belum dapat diakses oleh kendaraan bermesin besar.
Dalam praktiknya, pengaturan jalur lintasan angkut menjadi aspek penting agar pergerakan pekerja tetap lancar dan tidak terhambat genangan atau tumpukan material. Permukaan jalur kerja perlu dijaga kerapiannya agar tenaga dorong yang dikeluarkan pekerja tetap efisien, sehingga volume tanah lepas dapat dipindahkan secara konsisten dan aman sesuai target rencana di lapangan.