Pekerjaan Drainase jalan
Pekerjaan drainase jalan meliputi pembangunan saluran untuk mengalirkan air hujan dan limpasan agar tidak menggenangi jalan serta merusak perkerasan.
Pekerjaan drainase jalan merupakan pekerjaan pembangunan saluran yang berfungsi mengumpulkan dan mengalirkan air hujan serta limpasan dari permukaan jalan menuju tempat pembuangan yang sesuai. Sistem drainase dapat berupa saluran terbuka, saluran tertutup, gorong-gorong, dan bangunan pelengkap lainnya. Perencanaan drainase harus disesuaikan dengan kondisi topografi, luas daerah tangkapan air, intensitas hujan, dan kapasitas saluran.
Drainase yang berfungsi dengan baik membantu menjaga permukaan jalan tetap kering dan mengurangi genangan air. Genangan yang berlangsung lama dapat mempercepat kerusakan perkerasan, terutama apabila air masuk ke lapisan pondasi atau tanah dasar. Aliran air yang tidak terkendali juga berpotensi menyebabkan erosi pada bahu jalan dan tanah di sekitarnya.
Pelaksanaan pekerjaan drainase jalan dapat meliputi penggalian, pemasangan saluran, pembangunan gorong-gorong, pembuatan inlet dan outlet, serta penutupan kembali area kerja. Saluran harus memiliki kemiringan dan kapasitas yang memadai agar air dapat mengalir dengan lancar. Pemeliharaan berupa pembersihan sedimen, sampah, dan tumbuhan pengganggu juga diperlukan untuk menjaga fungsi drainase serta mengurangi risiko banjir di sekitar jalan.